Kunjungi KAORI News Online forum di http://www.kaorinusantara.net/forum .

Hitung Mundur!

  • Pemilu 2009 KAORI!:
    in 92 days

Hari Ini


    9.3
    2009/1/6
    2008/12/11

    This day is assumed to be the day of the misfortune, and there is a custom of abhorring the present of the marriage etc.Therefore, the person who holds a wedding on this day is a little. There is a Wedding Hall that offers cut rates at the most unlucky day, too. It is said, [The prolonged buddhist ceremony is good on the day from which what also refrains if suffering].
     

Jajak Pendapat

Kira-kira, KAORI cenderung membahas apa?

View Results

Loading ... Loading ...

Berita Dari Anda


There are no submissions added yet, be the first.

Berikan Berita!







Narutard di Indonesia: Diremehkan, namun Potensial

 

Dengan sedih, kali ini adalah Kabar Fitur yang akan mengangkat tentang Narutard. Suatu kata yang dibenci oleh (oknum) otaku di beberapa tempat di Indonesia, namun memegang peran yang penting (kalau tidak vital) di dunia anime dan manga di Indonesia.

Saya sendiri bukan Narutard, dan tidak nyambung kalau ditanya tentang Naruto. Saya juga tidak mengerti, sampai chapter berapa atau sampai episode berapa Naruto saat ini. Namun, saya tidak pernah menghina Narutard karena pilihan mereka. Dan, dari Narutardlah, lahir cikal bakal otaku di Indonesia.

Saya tergerak untuk menulis ini, setelah mendengar curhat sedih seorang Narutard, yang selalu dikucilkan dan didiskriminasikan. Semoga, ia terhibur dengan tulisan saya ini.

Perhatian: Laporan ini tidak dibuat untuk mencederai citra otaku di Indonesia. Melainkan, ingin menunjukkan kenyataan, meski diremehkan, Narutard itu penting!

Selamat mengikuti.


Narutard. ini bukanlah nama saus, juga bukan nama sebuah mode. Ini adalah sebuah julukan, yang diberikan bagi mereka yang membaca manga atau mengikuti anime Naruto.

Mereka sering diejek, dihina (bahkan oleh kontributor artikel ini, terutama kalau ngetroll sampai kelewatan), dan dikucilkan dari komunitas otaku di Indonesia. Tapi percaya tidak percaya, bila mereka (seandainya) "ngambek" dan tidak membeli manga Naruto lagi, sangat besar kemungkinan manga tidak akan terbit lagi di Indonesia.

Tidak percaya? Fakta berbicara. Setiap manga Naruto terbit, ia selalu mendominasi peringkat penjualan manga di Indonesia. Anda bisa lihat, banyak sekali remaja yang membaca manga Naruto di Indonesia.

Animenya pun diputar di televisi, dengan segala kontroversinya. Meski penuh iklan berjejal, sebagian orang yang tidak memiliki akses internet memilih menontonnya di rumah.

Komunitas Narutard di Indonesia

 

Ada berapakah penggemar Naruto di Indonesia? Tidak ada yang bisa menyebutkan angka pasti. Yang jelas, setiap hari bisa dipastikan, selalu ada saja orang yang tertarik untuk menjadi seorang Narutard.

Komunitas yang membahas Naruto dan juga menjadi tempat perkumpulan Narutard salah satunya adalah IndoAkatsuki.us . Situs ini sangat Narutard, merakyat, dan memberikan layanan unduhan berkas manga chapter terbaru di link lokal, ataupun episode dan movie terbaru Naruto di server lokal.

IndoAkatsuki.us berasal dari sebuah forum diskusi mengenai Naruto kecil-kecilan. Para pendirinya berusaha menghadirkan sebuah forum diskusi khusus Naruto (yang saat itu belum terlalu populer dibandingkan Bleach). Bermula pada awal 2006, gerakan ini berbasis dan dimotori oleh member senior dari forum Indosiar.

Kemudian, usaha menciptakan terjemahan Naruto berbahasa Indonesia pun dimulai. Proyek ini sukses, dan menarik perhatian banyak orang. Akibat beban server berlebih, mereka pun memutuskan untuk mulai serius, dan mendirikan IndoAkatsuki.com pada tahun 2006.

Komunitas ini tidak hanya membahas Narutard, namun juga mulai merambah ke bahasan mainstream lain seperti One Piece dan Bleach.

Dalam perjalanannya, IndoAkatsuki.com mengalami masalah fatal di server. Kaputusan pahit pun diambil, yakni memulai ulang semuanya dari nol. Sehingga, IndoAkatsuki pindah dan menggunakan domain .us .

Dan, IndoAkatsuki menjadi salah satu komunitas Narutard besar, yang tidak pernah, atau jarang diperhitungkan oleh komunitas otaku menengah ke atas lainnya.

Cap Buruk Yang Melanda

 

Narutard sudah semakin dianggap buruk, khususnya di kalangan otaku menengah ke atas. Kecintaan mereka pada hal-hal mainstream, membuat otaku menengah ke atas ini merasa enggan untuk berbagi dengan mereka.

Sebagian hal ini memang benar adanya. Beberapa orang Narutard sering melakukan diskusi dengan cara yang kurang baik (seperti di Kaskus AMH). Namun, di sisi lain, sebagian orang yang kini merupakan otaku dan penggemar anime non-mainstream juga berasal dari menyukai Naruto (lagi, contoh di Kaskus AMH).

Mereka ini mau untuk belajar, namun terbentur oleh pengetahuan yang kurang memadai, dan bantuan yang sedikit. Dengan berbagai cara, Narutard yang awalnya dimarginalkan ini, mulai merambah ke aliran lainnya, dan kini menyukai banyak karya lainnya selain Naruto. (terima kasih sekali lagi pada Kaskus AMH, momod pun masih mengikuti Naruto).

Di forum CHIP Online, Narutard inilah yang menghidupkan subforum AMT (Anime, Manga, dan Tokusatsu) di CHIP Online. Bila otaku kelas menengah tidak memiliki bahan yang dibahas, para Narutard ini enjoy saja berdiskusi soal Naruto di thread mereka.

Dan, banyak pula otaku Indonesia yang muncul akhir 2007 sampai saat ini, mengakui bahwa mereka dulu pernah membaca Naruto. Hal yang harus dijadikan pembelajaran untuk menghargai Narutard.

Kesimpulan

Narutard masih diremehkan. Terkesan ada pengkotak-kotakan antara mereka yang newbie dan mereka yang senior.

Namun mengingat potensi besar mereka, mari kita hilangkan diskriminasi kita kepada Narutard. Karena mereka, pasar manga di Indonesia tetap tumbuh (dan membuat penerbit mampu menerbitkan judul non-mainstream seperti Aria). Dan karena mereka pula, semakin banyak orang yang mengerti anime, dan menjadi otaku.

Satu kata untuk otaku di Indonesia: Yuk, kita gandeng Narutard (dan OP-tard, juga Bleach-tard), dan mari kita majukan anime di Indonesia!

Oleh Shin Muhammad | Terima Kasih pada Kaskus AMH, CHIP AMT, dan Indoakatsuki.us | KAORI News Online

13 comments to Narutard di Indonesia: Diremehkan, namun Potensial

  • ane bukan narutard kk *malu*

    kalo ane Nami-Freak ama Rei-Freak

    tiap orang pasti punya kesukaan masing² ^^V,,

  • Shin Muhammad

    Nggak apa2, ane malah Akira Tohno freak :malu:

    Yang jelas.. kalau ada noob mau nanya biar dia narutard juga, perlakukanlah dengan baik… kasihan aja kemarin denger cerita ada narutard dicuekin :(

  • the atheist one

    ga semua penggemar naruto disebut narutard kali :D
    narutard julukan buat fans yang retard, kalo fans biasa masih disebut naruto-fans…
    kalo disama ratakan gitu kasian yang ga retard :p

    btw boong tuh^ si rilga kan yoko-freak…

  • Shin Muhammad

    Terima kasih atas masukannya :D

    Tapi entah kenapa… sekarang semua penggemar naruto kena stereotip narutard…

    Kalau dia baik, ya mestilah kita bantu. Kalau retard? Lempar bata aja :D

  • the atheist one

    gara2 narutard menjamur sekarang kayanya kata narutard malah dah mengalami perluasan jadi kata sifat…

    rasanya ada dulu orang retard di tret AMH non naruto-ish dikatain narutard…

  • Shin Muhammad

    Lah yang bikin istilah narutard hancur itu kan orang2 retard itu…

    Tahu sendiri kan kelakuan retard di naruto thread itu kayak gimana….

  • the atheist one

    tepatnya istilah narutard itu sendiri lahir gara2 ada naruto-fans yang retard :D
    makin lama makin banyak lagi, pertumbuhannya dah kaya jamur si musim ujan…

    kasian juga seh yah demen sesuatu malah dikatain retard
    tapi salah fansnya sendiri juga, sapa suruh banyak yang retardnya…

  • ryogaz

    IMO, Narutard itu harus dimanfaatkan both untuk ekonomi bangsa n opportunity untuk ngeflame n penindasan. Biar mereka makin kesel anime fav mereka di ejek n makin gede kemauan untuk me-preserve ke-retard-annya sehingga jadi kaya unlimited cycle for economic benefit n some flamer society. LOL

  • a3g1s

    masalahnya…

    rata2 yang hadir di thread naruto tu bisa di bilang retard…

    gak kaya dulu jaman gw pertama kali kenal mangascan….

  • Shin Muhammad

    Kebanyakan retard… kapan orang kita mau maju “cape deh”

    Padahal dulu pas 2006 penggemar naruto nggak retard-retard amat deh… kok sekarang jadi hancur gini…

    LOL :D

  • syskgorengan

    Menurutku sih ini cuma krn keterbatasan akses aja, penggemar anime “mainstream” itukan hanya tahu nonton anime yg diputar di tv lokal aja, terus mereka juga nyari2 manganya.
    Jika info dan akses terbuka lebih luas pasti ga akan banyak yg “retard” lagi.
    Cuma kok sy kurang sreg ada pembagian golongan2 kaya kasta2 gitu.. mungkin lebih tepat penggolongan berdasar kesukaan sama genre dan usia saja.
    Naruto, One Piece & Bleach mungkin bukan lagi tontonan sy, krn pertama sy kurang suka genre fighting, kedua plotnya untuk usia abg 13+.. mana nyambung..

  • the_trap

    ahh.. artikel yang sangat bagus.. kalo di pikir2 memang gak baek melecehkan orang yang demen naruto.. kan itu uda selera mereka sendiri

    anyway. artikel ini disampaikan dengan sangat profesional.. siapa yang bikin? shin yah?

  • Shin Muhammad

    @the_trap:
    Artikel ini memang ane yang bikin… terima kasih atas apresiasinya :)

    @syskgorengan:
    Pahit dikatakan, namun memang saat ini otaku Indonesia terkotak-kotakkan…

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>