Pahlawan: Sebuah Renungan
Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2008, meskipun agak telat, akan tetap saya berikan.
Apa yang dimaksud dengan pahlawan? Seperti apa seorang pahlawan itu?
Pahlawan itu berani. Berani untuk mengungkapkan pendapat, berani menyerang dengan kebenaran, dan berani untuk jujur dan blak-blakan. Pahlawan tidak seperti orang yang mengamati kegiatan orang lain dengan penuh dendam.
Pahlawan itu malu. Malu, bila melihat adanya kebodohan di sekitarnya. Malu bila ia bisa melakukan sesuatu, sementara yang lain tidak.
Pahlawan itu takut. Takut, bila ia salah mengatakan sesuatu, sehingga orang lain mendapat mudharat karena perkataannya.
Pahlawan itu bodoh. Bodoh dan terlalu dungu untuk menanggapi sindiran desktruktif yang mengarah padanya. Lebih baik ia membuktikan dirinya bisa, ketimbang menunggu orang lain melakukannya (Mental pertamax dalam arti yang baik).
Pahlawan itu pertamax. Pertamax dalam melihat peluang yang baik di antara berbagai macam hal. Pertamax dalam menyosialisasikan idenya kepada orang lain.
Pahlawan itu merakyat. Mustahil ia dapat meraih dukungan kalau ia tidak merakyat.
Pahlawan itu bertelinga tipis. Mau mendengarkan segala masukan yang baik dari setiap hal.
Apakah saya seorang pahlawan? Apakah anda seorang pahlawan?
Malulah saya, dan anda bila anda tidak ingin menjadi pahlawan. Bukan masalah mampu atau tidak mampu, tapi masalah niat.
Katakanlah dengan bangga, ya. Saya mampu menjadi pahlawan, bagi diri saya sendiri, dan bagi orang lain. Dan, bagi negeriku tercinta. Indonesia.
Shin Muhammad | Editor in Chief | KAORI News Online


![This day is assumed to be the day of the misfortune, and there is a custom of abhorring the present of the marriage etc.Therefore, the person who holds a wedding on this day is a little. There is a Wedding Hall that offers cut rates at the most unlucky day, too. It is said, [The prolonged buddhist ceremony is good on the day from which what also refrains if suffering]. This day is assumed to be the day of the misfortune, and there is a custom of abhorring the present of the marriage etc.Therefore, the person who holds a wedding on this day is a little. There is a Wedding Hall that offers cut rates at the most unlucky day, too. It is said, [The prolonged buddhist ceremony is good on the day from which what also refrains if suffering].](http://www.kaorinusantara.net/wp-content/plugins/koyomi/image/roku3.gif)
Loading...